Skip to main content

Tips Memilih Bahan Batu Bacan Doko yang Berkualitas


Penggemar batu permata atau batu mulia pasti telah paham apa itu batu Bacan. Batu berwarna hijau dengan corak hitam di beberapa bagiannya tersebut kini sedang jadi primadona. Keindahan batu Bacan yang sering disebut juga batu Giok Indonesia itu bahkan telah terdengar hingga ke Taiwan dan Tiongkok, menyebabkan permintaan dan harga batu tersebut melonjak tajam.
Batu asal Maluku Utara ini telah dikenal dunia sebagai batu permata berkualitas unggulan dan membuat batu ini sering menjadi incaran para gemslover, hanya saja untuk harga dibawah 1 jutaan masih belum bisa memperoleh batu yang terbilang sempurna dan umumnya masih ada banyak warna hitam didalamnya.
Memilih bahan batu bacan terutama bacan doko yang baik harus dilakukan dengan hati-hati. Apalagi dengan semakin meningkatnya permintaan batu bacan doko akhir-akhir ini, semakin banyak bahan batu bacan doko muda yang menggelontor pasaran batu mulia. Tidak ada yang bisa disalahkan. 
Ditengah permintaan yang meningkat drastic, sementara pasokan bahan batu bacan doko berkualitas yang terbatas, membuat orang “memaksakan” bahan batu bacan muda dijual ke pasaran. Sayangnya lagi, tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, banyak penggemar batu mulia yang “tertipu” dengan bahan batu bacan palamea muda yang tidak berkualitas.
Ini Cara Memilih Bahan Batu Bacan Doko :
1. Usahakan memilih bahan dalam keadaan kering. Dalam keadaan kering, maka kondisi batu aslinya lebih mudah terlihat. Penjual bahan batu bacan doko berkualitas, tidak akan takut menggelar dagangannya dalam keadaan kering.
2. Perhatikan warnanya. Pilih bahan batu bacan doko yang berwarna cerah dan tidak kusam. Bacan doko umumnya berwarna hijau sampai Hijau tua. Jangan memilih bahan batu bacan doko yang cenderung “putih”. 
Karena ini menunjukkan bahan batu masih muda.
3. Pilih batu yang lebih berat diantara yang ada. Bahan Batu bacan doko yang sudah tua / mengkristal, lebih berat dibanding yang muda.
4. Gunakan senter yang terang. Senter bahan batu bacan doko secara menyeluruh. Perhatikan seberapa besar iklusi / kotoran yang ada dalam batu. Hindari bahan batu bacan doko yang memiliki bakat cacat bawaan. Gunakan Kaca pembesar/loop jika diperlukan.
5. Usahakan membeli bahan batu bacan doko di penjual yang memiliki reputasi baik. Minta referensi kawan baik offline maupun online.
6. Jika masih juga bingung, ajak teman yang lebih paham tentang dunia batu bacan doko.
7. Jika bahan batu yang ingin anda beli, memiliki harga yang lumayan mahal, bisa mencobanya membawa ke lab batu. Saat ini lab batu semakin mudah ditemukan, dan biayanya juga semakin terjangkau.
Hal yang tak kalah penting dalam memilih bahan batu bacan doko adalah kesabaran dan ketenangan anda. Kesabaran membuat anda lebih berhati-hati. Sedangkan ketenangan, akan membuat anda tidak mudah tertipu oleh bujuk rayu penjualnya. [sbc]

Comments

Popular posts from this blog

Membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony

Jumpa lagi sobat CNC. Kali ini CNC phoneshop menghadirkan artikel tentang batu permata lagi. Jadi buat penggemar batu permata, diharapkan dapat menambah pengetahuan kita tentang batu permata ya. Kali ini CNC memberikan artikel cara membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony. Loh, emang kenapa harus dibedakan?. Hehe, karena keempat jenis batu tersebut kadang susah dibedakan satu dengan lainnya. Umumnya keempat jenis batuan yang disebutkan tadi memiliki warna dasar hijau. Hampir mirip satu dengan lainnya, sehingga kadang bagi mata awam, susah untuk dikategorikan jenisnya. Sebelum memulai membedakan Grenn Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony, mari kita mulai bercerita dulu tentang Chalcedony.  Chalcedony  adalah sebuah nama yang diberikan kepala seluruh jenis Cryptocrystalline quartz, yang mineralnya terdiri dari kristal-kr...

Batu Bacan Termahal, dibanderol Sampai Rp3 M

  Salah satu jenis batu akik yang banyak diburu oleh penggemar batu mulia adalah batu bacan. Istimewanya dari batu bacan adalah, ia masih terus berproses dan ‘hidup’ menyerap energi yang ada di sekitarnya. Tak heran batu yang menjadi salah satu kekayaan alam dari Maluku Utara ini dijual dengan harga yang mahal. Bacan sendiri konon berasal dari nama sebuah pulau yang ada di wilayah Maluk u, sekaligus sebuah kerajaan yang bertahta. Karena batuan asal Kerajaan Bacan terkenal indah hingga ke mancanegara, maka hingga kini batuan asal wilayah tersebut masih banyak diburu dan dijadikan koleksi. Salah satunya adalah yang dimiliki oleh mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kabar yang berhembus di kalangan pecinta bacan , batu milik Pak SBY itu tergolong langka yakni dari jenis bacan doko sehingga dibanderol berkisar harga Rp3 miliar. Keberadaan bacan asli Maluku hingga kini makin berkurang dan menjadi cukup langka karena telah dieksploitasi sejak abad pertengah...

BATU KALIMAYA – PERMATA CINCIN BLACK OPAL BANTEN

Batu kalimaya merupakan jenis permata asal banten yang banyak diburu penghobi maupun kolektor. Harga batu kali maya bisa mencapai puluhan juta untuk kualitas terbaik. Adapun khasiat batu akik kalimaya ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena batu ini memiliki corak yang sangat indah dengan variasi warna yang sangat mempesona. Batu asal Banten ini di pasaran internasional dikenal dengan sebuatan black opal dengan harga yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika jenis batu ini menjadi incaran kolektor mancanegara karena nilainya yang terbilang menggiurkan. Bahkan di Jepang batu permata asli Indonesia ini pernah dijadikan sebagai mahar (maskawin) dalam sebuah pernikahan. Jenis batu kalimaya bermacam-macam tergantung motif dan warna dasar pada batu tersebut ada, namanya pun bervariasi seperti black oval, kalimaya susu, kalimaya kembang, bahkan ada yang memberi nama aneh-aneh tergantung corak dan warnanya. Banyaknya variasi dan kombinasi warna...