Skip to main content

Membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony



Jumpa lagi sobat CNC. Kali ini CNC phoneshop menghadirkan artikel tentang batu permata lagi. Jadi buat penggemar batu permata, diharapkan dapat menambah pengetahuan kita tentang batu permata ya.

Kali ini CNC memberikan artikel cara membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony. Loh, emang kenapa harus dibedakan?. Hehe, karena keempat jenis batu tersebut kadang susah dibedakan satu dengan lainnya. Umumnya keempat jenis batuan yang disebutkan tadi memiliki warna dasar hijau. Hampir mirip satu dengan lainnya, sehingga kadang bagi mata awam, susah untuk dikategorikan jenisnya.




Sebelum memulai membedakan Grenn Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony, mari kita mulai bercerita dulu tentang Chalcedony. Chalcedony adalah sebuah nama yang diberikan kepala seluruh jenis Cryptocrystalline quartz, yang mineralnya terdiri dari kristal-kristal kecil silika yang menyatu dan membentuk chalcedony tersebut. Dapat diartikan bahwa chalcedony tidak terdiri dari satu kristal besar saja seperti halnya Macrocrystalline quartz (Citrine, Amethyst, Rose quarts, dll). Meskipun kristal-kristal yang membentuk chalcedony bisa dikatakan cukup rapat, tetapi tetap saja menjadikan batu jenis ini Pouros, yaitu berpori-pori sehingga dapat mudah menyerap, sehingga chalcedony menjadi batu yang paling sering dilakukan proses dyed atau pewarnaan.




Berikut ini cara membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony:

  • Green Chalcedony dan Chrysoprase Chalcedony keduanya memiliki warna hijau yang berasal dari Nickel Oxide. Untuk kedua jenis batu ini, membedakannya cukup mudah. Green Chalcedony memiliki warna hijau yang cukup murni dan intense, sedangkan Chrysoprase Chalcedony lebih mengacu kepada warna yellowish green atau biasa disebut apple green.
  • Dyed Chalcedony dapat dibedakan dengan jenis lainnya hanya dengan menggunakanChelsea Filter. Green Chalcedony dan Chrysoprase Chalcedony tidak bereaksi menggunakan chelsea filter, sedangkan Dyed Chalcedony akan bereaksi dan berubah warna menjadi grayish atau pinkish. Yang mana Green Chalcedony dan Chrysoprase Chalcedony akan tetap berwarna hijau.
  • Chrome Chalcedony atau biasa disebut juga dengan Mtroloite memiliki warna hijau yang berasal dari Chromium. Cara membedakannya dengan jenis lainnya yang kita bahas adalah dengan menggunakan Chelsea Filter. Chrome Chalcedony akan bereaksi dengan chelsea filter dan berubah warna menjadi warna merah yang sangat kuat. 
  • Chrysocolla in Chalcedony memiliki trade nama di luar negeri sebagai Gems Silica, sedangkan di Indonesia nama bekennya adalah Bacan. Jenis chalcedony ini paling gampang dibedakan dengan jenis chalcedony lain yang sedang kita bahas. Perbedaan mencoloknya adalah elemen penyusun warnanya, yang memberikan warna blue-green, bluish-green, greenish-blue maupun green-bluea adalah copper.
  • Banyak penggemar batu permata yang rancu dan tidak tau, sebenarnya batu Chrysocolla in Chalcedony selain dihasilkan di Indonesia (khususnya daerah Maluku), juga dihasilkan di negara lainnya seperti: Filipina, Amerika Latin, Australia, Amerika dan masih banyak lagi.
  • Cara lainnya untuk membedakan jenis Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedonya adalah dengan menggunakan Spectroscope.
  • Cara lainnya adalah dengan melihat Inclusi. Dyed Chalcedony biasanya bersih di dalamnya (inclusion free). Sedangkan jenis chalcedony lainnya yang kita bahas memiliki inclusi. Namun cara ini agak beresiko bagi yang belum berpengalaman.


Demikian beberapa cara yang bisa dipakai dalam membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony. Artikel ini kami rangkum dari berbagai sumber yang bisa dipercaya.

Comments

Popular posts from this blog

Batu Bacan Termahal, dibanderol Sampai Rp3 M

  Salah satu jenis batu akik yang banyak diburu oleh penggemar batu mulia adalah batu bacan. Istimewanya dari batu bacan adalah, ia masih terus berproses dan ‘hidup’ menyerap energi yang ada di sekitarnya. Tak heran batu yang menjadi salah satu kekayaan alam dari Maluku Utara ini dijual dengan harga yang mahal. Bacan sendiri konon berasal dari nama sebuah pulau yang ada di wilayah Maluk u, sekaligus sebuah kerajaan yang bertahta. Karena batuan asal Kerajaan Bacan terkenal indah hingga ke mancanegara, maka hingga kini batuan asal wilayah tersebut masih banyak diburu dan dijadikan koleksi. Salah satunya adalah yang dimiliki oleh mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kabar yang berhembus di kalangan pecinta bacan , batu milik Pak SBY itu tergolong langka yakni dari jenis bacan doko sehingga dibanderol berkisar harga Rp3 miliar. Keberadaan bacan asli Maluku hingga kini makin berkurang dan menjadi cukup langka karena telah dieksploitasi sejak abad pertengah...

BATU KALIMAYA – PERMATA CINCIN BLACK OPAL BANTEN

Batu kalimaya merupakan jenis permata asal banten yang banyak diburu penghobi maupun kolektor. Harga batu kali maya bisa mencapai puluhan juta untuk kualitas terbaik. Adapun khasiat batu akik kalimaya ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena batu ini memiliki corak yang sangat indah dengan variasi warna yang sangat mempesona. Batu asal Banten ini di pasaran internasional dikenal dengan sebuatan black opal dengan harga yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika jenis batu ini menjadi incaran kolektor mancanegara karena nilainya yang terbilang menggiurkan. Bahkan di Jepang batu permata asli Indonesia ini pernah dijadikan sebagai mahar (maskawin) dalam sebuah pernikahan. Jenis batu kalimaya bermacam-macam tergantung motif dan warna dasar pada batu tersebut ada, namanya pun bervariasi seperti black oval, kalimaya susu, kalimaya kembang, bahkan ada yang memberi nama aneh-aneh tergantung corak dan warnanya. Banyaknya variasi dan kombinasi warna...