Skip to main content

Bacan Memang Gak Ada Matinya Bro !!!!



Berjalan menyusuri pelataran bangunan di pusat batu ajie atau akik Rawa bening, memang tidak seramai tahun kemarin. Nampak para pedagang memamerkan batu akik dari yang masih berupa bahan batu, sampai yang sudah di ikat menjadi sebuah mata cincin.

Ketika sobat mengunjungi pusat batu akik Rawa bening, sepintas terlihat sepi. Namun, jangan salah menilai ternyata jual beli batu bacan masih menjadi trend di tempat ini. Harga yang ditawarkan juga masih mahal dan walaupun ada yang mengatakan murah, itu hanya untuk batu yang masih hitam alias belum jadi.

Ketika Saya menawar harga sebuah batu bacan doko yang sudah hijau, mereka membuka harga sekitar 1 juta sampai 2 juta, itupun masih belum bening sempurna batunya. Para penjual batu bacan mengisahkan bahwa jual beli batu tersebut masih tetap berjaya, karena sekarang ini komunitas batu akik sudah semakin banyak dibandingkan tahun tahun sebelumnya.



tertarik untuk masuk dalam perkumpulan batu bacan atau batu akik lainnya, yang diperlukan hanya sebuah batu yang melingkar di jari dan para anggota pun akan menyambut hangat kedatangan sobat. Hal inilah yang dialami oleh Agus, seorang pecinta batu bacan dan sekaligus penjual batu secara online dalam dunia maya. Sebelum bergabung dengan komunitas batu, agus mengaku omset nya tidak banyak, namun setelah bergabung peluang pun terbuka lebar dan omset nya bisa naik secara perlahan.

Bisnis jual beli batu bacan memang satu hal yang mengasyikkan, selain untung yang didapat kita juga mengetahui berbagai jenis batu yang baru muncul saat ini. Selain itu, tali persaudaraan bisa kita dapatkan dari hanya menjual batu dan mengikuti komunitas. Seperti kata pepatah, "banyak teman banyak saudara, banyak saudara banyak yang akan membantu kita".

Dari ulasan diatas bisa Saya simpul kan bahwa jual beli batu bacan memang tidak ada matinya, sehingga sampai kapanpun masih selalu ada dan batu bacan bisa menembus pasar internasional, walaupun saat ini sudah banyak pecinta batu tersebut diluar negeri.

Comments

Popular posts from this blog

Daftar dan Alamat Laboratorium Gemologi di Indonesia

SKY GEMOLOGICAL LABORATORY TAMINI SQUARE Shopping Mall lt. 1 FS 1 no. 23, Jalan Taman Mini 1 Pondok Gede Jakarta Timur. Phone : 021-8778 6261 Tarif SKYLAB efektif per 1 Desember 2014 : Quickcheck Memo = 60.000 Gem ID Memo = 100.000 Gem ID + Origin = 150.000 Gem TAG = 200.000 Gem TAG + Origin = 300.000 Members dapat diskount 25% utk quickcheck , 20% utk gem ID dan gem TAG. Harga tsb berlaku mulai tgl 1 Jan 2015 utk members. ============================================== GRI Gem Research International Lab (Head Office) Jl Batu Ceper 4 No 6L Jakarta Pusat 10120 Phone Number : (+6221) 3510132 Whatsapp : +6282211586669 BB PIN : 265E4918 (admin, sangat penting untuk mempermudah komunikasi mengenai pengiriman barang) Email :  grilabindonesia@gmail.com  &  cs@grilab.net GRI-Lab (Surabaya) Ruko Landmark Kayun, Jl. Kayun no.38-40 Blok A3 Surabaya 60271 Work : +62315358561 Mobile Phone/Whatsapp :: +6281333398674 BB PIN : 74CB995A (Admin) GRI-Lab (Banjar Baru) Jl.Achmad ...

Batu Chrysoprase – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu  Chrysoprase . Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini:  Harga Batu Chrysoprase Batu Chrysoprase adalah varietas dari  Chalcedony   Quartz , bentuk Cryptocrystalline dari silikon dioksida. Chrysoprase sangat berharga karena warna apel hijaunya yang unik karena adanya agen pewarna yang khas. Kebanyakan batu permata berwarna hijau lainnya warnanya berasal dari unsur besi (seperti  Tourmaline ), Chromium (seperti  Emerald ), atau Vanadium (seperti  Tsavorite Garnet ), tapi Chrysoprase warnanya berasal dari kandungan nikel, yang terbentuk di dalam kristal  Quartz  tak berwarna. Chrysoprase dianggap sebagai salah satu varietas  Chalcedony  Quartz yang paling langka dan paling berharga, setelah Gem Silica berwarna hijau biru langka yang juga dikenal sebagai “ Chrysocolla  Chalcedony”. Nama “Chrysoprase” berasal dar...