Skip to main content

Batu Chrysoprase – Asal, Jenis, dan Perawatannya


Gambar Batu Chrysoprase 01
Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Chrysoprase. Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Chrysoprase
Batu Chrysoprase adalah varietas dari Chalcedony Quartz, bentuk Cryptocrystalline dari silikon dioksida. Chrysoprase sangat berharga karena warna apel hijaunya yang unik karena adanya agen pewarna yang khas. Kebanyakan batu permata berwarna hijau lainnya warnanya berasal dari unsur besi (seperti Tourmaline), Chromium (seperti Emerald), atau Vanadium (seperti Tsavorite Garnet), tapi Chrysoprase warnanya berasal dari kandungan nikel, yang terbentuk di dalam kristal Quartz tak berwarna. Chrysoprase dianggap sebagai salah satu varietas Chalcedony Quartz yang paling langka dan paling berharga, setelah Gem Silica berwarna hijau biru langka yang juga dikenal sebagai “Chrysocolla Chalcedony”.
Nama “Chrysoprase” berasal dari bahasa Yunani, “Chrusos” dan “Prason”, yang artinya “Emas” dan “Daun Bawang’, masing-masing mengacu pada warna hijau daun bawang, dan adanya inklusi emas pada batu tersebut. Batu Chrysoprase memiliki ciri sama seperti semua varietas lainnya dari Cryptocrystalline Quartz, yang terdiri dari kristal yang terlalu sulit untuk dilihat sebagai partikel, bahkan ketika dilihat melalui pembesaran sekalipun. Tidak seperti kebanyakan varietas Chalcedony Quartz lainnya yang berharga karena pola warnanya yang banyak, Chrysoprase lebih diinginkan karena warna hijaunya yang solid dan tajam, yang mengingatkan kita pada batu Giok berkualitas terbaik.
Gambar Batu Chrysoprase 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Chrysoprase:

Batu Chrysoprase bisa dengan mudah diidentifikasi melalui sifat Chalcedony Quartz-nya, dan warna hijau apelnya yang sedikit berbeda. Dengan kekerasan 6,5 sampai 7 skala Mohsbatu Giok terlihat lebih lunak dan biasanya kurang tembus cahaya, sehingga membuatnya mudah dibedakan dengan Chrysoprase. Batu Prehnite juga memiliki warna yang sama, tetapi warnanya biasanya tidak terlihat hidup atau intens seperti Chrysoprase. Batu Variscite juga sering keliru dikenali sebagai Chrysoprase, tetapi kemilaunya terlihat seperti berlilin dan kekerasannya sangat jauh lebih lunak daripada Chrysoprase. Chrysoprase juga bisa dikenali karena adanya jejak nikel. Bahkan pada kenyataannya, satu-satunya batu permata berwarna hijau lainnya yang warnanya berasal dari kandungan nikel adalah Gaspeite; sedangkan semua batu permata hijau lainnya warnanya berasal dari jejak besi, Chromium, atau Vanadium.
Warna batu Chrysoprase seperti hijau apel dan dapat berkisar mulai dari yang hijau muda, hijau mint sampai yang intens. Warna yang lebih tua merupakan warna yang lebih diinginkan. Tetapi, ketika warna hijaunya mencapai kedalaman tertentu, batu ini bisa diklasifikasikan sebagai “Prase”, menjadikannya tidak diinginkan lagi dan tidak menarik seperti Chrysoprase. Warna batu Chrysoprase bisa memudar di bawah kontak yang terlalu lama dengan panas atau cahaya matahari langsung, tetapi dalam banyak kasus, warnanya masih bisa dipulihkan kembali setelah menyerap kelembaban.
Batu Chrysoprase biasanya tembus cahaya sampai buram. Spesimen yang tembus cahaya dianggap sebagai yang paling berharga. Ketika dipotong dan dipoles, batu ini memiliki kemilau seperti kaca atau terlihat seperti berlilin. Sebagian besar bentuk batu Chrysoprase warnanya sangat bersih, tetapi distribusi warna yang berawan juga sangat umum dijumpai.
Kebanyakan batu Chrysoprase tidak melalui proses treatment apapun. Namun, yang imitasi sepertiGreen Agate yang telah melalui proses treatment Dyed (batu telah ditambahkan bahan pewarna ke dalam pori-pori atau retakan-retakannya untuk mengubah atau memperkuat warnanya) biasanya keliru (atau mungkin sengaja) diperjual-belikan sebagai Chrysoprase.
Gambar Batu Chrysoprase 03

Lokasi Penambangan Batu Chrysoprase:

Deposit batu Chrysoprase bisa ditemukan di seluruh lokasi di dunia. Beberapa sumber yang paling penting antara lain: AustraliaBrazil, Germany, PolandRussiaSouth AfricaTanzania, Zimbabwe,MadagascarIndia, Kazakhstan, dan United States (Arizona, Oregon, dan California). Sebelumnya, tambang Frankenstein (Zabkowice) di Upper Silesia, Poland adalah sumber yang paling berlimpah. Tapi saat ini, Australia merupakan penghasil batu Chrysoprase hampir 85% dari pasokan dunia. Batu Chrysoprase yang ditambang dari Central Queensland (Australia) dianggap sebagai yang paling berkualitas di dunia, karena banyak spesimen yang tembus cahaya dan warnanya yang mirip dengan batu Giok berkualitas terbaik.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Chrysoprase merupakan varietas dari Chalcedony Quartz, sehingga cocok digunakan untuk hampir semua jenis aplikasi perhiasan, termasuk cincin yang dipakai sehari-hari. Batu ini paling sering digunakan dengan model potongan cabochon atau sebagai batu permata hias yang diukir, seperti cameo, tanda kebesaran, dan segel. Batu ini sangat umum ditemukan pada banyak cincin, liontin, kalung, pin dan bros.
Meskipun batu Chrysoprase dianggap sebagai salah satu bentuk yang paling langka dan paling berharga dari Chalcedony Quartz, batu yang berukuran besar masih mudah dijumpai dan harganya masih relatif terjangkau. Batu Chrysoprase sangat cocok untuk pria dan wanita karena warnanya yang netral dan dapat berkisar dari yang hijau muda sampai yang tua. Batu yang sedikit tembus cahaya akan terlihat menakjubkan ketika diatur dalam perhiasan berbahan perak, platinum, dan emas putih.

Perawatan Batu Chrysoprase:

Batu Chrysoprase masih dianggap sebagai batu permata yang keras. Karena tidak memiliki Cleavage (kecenderungan kristal untuk pecah terbelah mengikuti struktur kristalnya), batu ini sangat awet dan tahan lama. Meskipun tergolong keras, batu ini masih bisa dengan mudah tergores oleh material yang lebih keras seperti batu TopazSpinel, dan Diamond (Berlian). Warna batu Chrysoprase bisa memudar jika terkena sinar matahari langsung atau panas yang ekstrim dalam jangka waktu yang lama, sehingga harus dijauhkan dari hal ini agar tidak merusak warna batu permata Anda. Batu Chrysoprase bisa dengan mudah dibersihkan dengan menggunakan air yang hangat, sabun ringan, dan kain atau sikat yang lembut. Pastikan untuk membilas dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa residu sabun.
Karena sifat porositas alami dari batu Chrysoprase, batu ini bisa dengan mudah menyerap warna dari bahan kimia atau bahan pewarna lainnya. Oleh karena itu, hindari penggunaan bahan kimia rumah tangga yang keras, terutama pemutih, parfum, dan asam sulfat. Selalu lepas perhiasan permata sebelum berolahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ketika beraktivitas berat lainnya. Simpan batu permata Chrysoprase dengan cara membungkusnya menggunakan kain yang lembut dan letakkan di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain untuk memberikan perlindungan ekstra.

Comments

Popular posts from this blog

Membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony

Jumpa lagi sobat CNC. Kali ini CNC phoneshop menghadirkan artikel tentang batu permata lagi. Jadi buat penggemar batu permata, diharapkan dapat menambah pengetahuan kita tentang batu permata ya. Kali ini CNC memberikan artikel cara membedakan Green Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony. Loh, emang kenapa harus dibedakan?. Hehe, karena keempat jenis batu tersebut kadang susah dibedakan satu dengan lainnya. Umumnya keempat jenis batuan yang disebutkan tadi memiliki warna dasar hijau. Hampir mirip satu dengan lainnya, sehingga kadang bagi mata awam, susah untuk dikategorikan jenisnya. Sebelum memulai membedakan Grenn Chalcedony, Chrome Chalcedony, Chrysocolla in Chalcedony, Chrysoprase Chalcedony dan Dyed Chalcedony, mari kita mulai bercerita dulu tentang Chalcedony.  Chalcedony  adalah sebuah nama yang diberikan kepala seluruh jenis Cryptocrystalline quartz, yang mineralnya terdiri dari kristal-kr...

Batu Bacan Termahal, dibanderol Sampai Rp3 M

  Salah satu jenis batu akik yang banyak diburu oleh penggemar batu mulia adalah batu bacan. Istimewanya dari batu bacan adalah, ia masih terus berproses dan ‘hidup’ menyerap energi yang ada di sekitarnya. Tak heran batu yang menjadi salah satu kekayaan alam dari Maluku Utara ini dijual dengan harga yang mahal. Bacan sendiri konon berasal dari nama sebuah pulau yang ada di wilayah Maluk u, sekaligus sebuah kerajaan yang bertahta. Karena batuan asal Kerajaan Bacan terkenal indah hingga ke mancanegara, maka hingga kini batuan asal wilayah tersebut masih banyak diburu dan dijadikan koleksi. Salah satunya adalah yang dimiliki oleh mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kabar yang berhembus di kalangan pecinta bacan , batu milik Pak SBY itu tergolong langka yakni dari jenis bacan doko sehingga dibanderol berkisar harga Rp3 miliar. Keberadaan bacan asli Maluku hingga kini makin berkurang dan menjadi cukup langka karena telah dieksploitasi sejak abad pertengah...

BATU KALIMAYA – PERMATA CINCIN BLACK OPAL BANTEN

Batu kalimaya merupakan jenis permata asal banten yang banyak diburu penghobi maupun kolektor. Harga batu kali maya bisa mencapai puluhan juta untuk kualitas terbaik. Adapun khasiat batu akik kalimaya ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena batu ini memiliki corak yang sangat indah dengan variasi warna yang sangat mempesona. Batu asal Banten ini di pasaran internasional dikenal dengan sebuatan black opal dengan harga yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika jenis batu ini menjadi incaran kolektor mancanegara karena nilainya yang terbilang menggiurkan. Bahkan di Jepang batu permata asli Indonesia ini pernah dijadikan sebagai mahar (maskawin) dalam sebuah pernikahan. Jenis batu kalimaya bermacam-macam tergantung motif dan warna dasar pada batu tersebut ada, namanya pun bervariasi seperti black oval, kalimaya susu, kalimaya kembang, bahkan ada yang memberi nama aneh-aneh tergantung corak dan warnanya. Banyaknya variasi dan kombinasi warna...